Burung Cucak Ijo Mini
Burung Cucak Ijo Mini

Mengenal Lebih Jauh Karakteristik Burung Cucak Ijo Mini

Posted on

KICUIT.com – Burung cucak ijo mini atau cica daun kecil jika di dalam bahasa Inggris biasanya disebut dengan lesser green leaf bird atau Chloropsis cyanopogon. Burung ini merupakan spesies burung yang berasal dari keluarga Chloropseidae. Burung ini masih memiliki kekerabatan dengan burung cica daun besar yang biasa disebut dengan burung cucak hijau.

Jika cucak ijo atau cica daun besar memiliki tubuh yang lumayan besar, maka untuk burung cucak ijo mini ini ukuran tubuhnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan cucak ijo biasa. Bahkan ukurannya hampir sama dengan ukuran cucak ranting. Panjangnya sekitar 17 cm. Orang-orang menyebut burung ini sebagai cucak hijau mini karena ukurannya yang sangat kecil. Meskipun sebenarnya penampilan mereka jauh berbeda jika dibandingkan dengan cucak ranting.

Karakteristik Cucak Ijo Mini

Sebenarnya penampilan dari burung ini hampir sama persis dengan penampilan burung cucak ijo besar. Yang membuat berbeda hanyalah soal ukurannya saja dan juga tidak ada bercak biru di bagian sayap. Bulu bulu yang ada pada burung cucak hijau mini ini didominasi dengan warna hijau muda dan juga gelap.

Cara mudah untuk membedakan cucak ijo mini jantan dan betina dapat dilakukan dengan melihat penampilannya. Pada burung cucak ijo mini, yang jantan memiliki bercak kuning di bagian sisi tubuhnya dan pada bagian tenggorokan terdapat warna hitam seperti topeng. Sementara itu untuk burung betinanya memiliki tenggorokan hijau bukan berwarna kuning.

Burung Cucak Ijo Mini
Burung Cucak Ijo Mini

Untuk wilayah penyebarannya terdapat dua subspesies dari cucak hijau mini yaitu:

Chloropsis cyanopogon septentrionalis spesies ini tersebar di wilayah Thailand, Myanmar juga Semenanjung Malaysia di bagian utara. Sementara untuk spesies Chloropsis cyanopogon cyanopogon semuanya tersebar di wilayah Sumatera, Semenanjung Malaysia, dan juga Kalimantan.

Makanan dari burung cucak ijo mini ini adalah buah-buahan. Kadang juga menghisap nektar bunga. Selain itu antropoda juga menjadi makanan dari burung ini. Kadang burung ini juga berburu serangga yang hinggap dan menempel pada dedaunan. Burung ini memiliki suara yang bervariasi, bahkan burung ini dapat meniru berbagai macam suara kicauan dari burung jenis lain, namun dibawakan dengan suara yang nyaring.

Habitat dari burung cucak ijo mini adalah di dataran rendah yang mencapai ketinggian hingga 700 meter diatas permukaan laut. Ini sama seperti kebiasaan cica daun lain yang suka dengan hutan hutan primer dan sekunder yang tinggi.

Memelihara Cucak Ijo Mini

Jika anda ingin memelihara burung ini, maka anda bisa memberi makan berupa extra food atau EF. Ini adalah makanan cucak ijo mini yang sudah jelas dibutuhkan. Tapi anda juga harus melakukan takaran yang benar, pakan, nutrisi yang sering diberikan pada setiap burung mungil ini berupa ulat hongkong dan jangkrik. Anda bisa memberinya jangkrik sebanyak 2 ekor di pagi dan juga sore hari. Di samping itu, kroto juga bisa diberikan sebanyak 2 kali dalam seminggu untuk selingan. Burung ini setiap hari bisa diberi makan buah-buahan untuk menunjang vitamin c pada tubuhnya. Misalnya diberikan buah pepaya atau buah pisang.

Semakin seringnya burung cucak ijo mini ditangkap dan diburu untuk dijual di pasar burung, menjadikan keberadaan spesies dari jenis burung ini mulai terancam. Di samping itu, habitatnya sekarang juga sudah banyak terusik oleh alih fungsi hutan yang mengakibatkan spesies burung ini menyandang status terancam. Sehingga kita harus menjaganya agar jangan sampai punah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *